Iklan

Top Ads

Space Iklan.
Senin, 22 Februari 2021, Februari 22, 2021 WIB
Last Updated 2021-02-22T21:00:51Z
BeritaNasional

PSBB Di Perpanjang hingga 8 Maret Oleh Pemprov DKI

Advertisement
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers PSBB di Balai Kota, Jakarta, Minggu (13/9).  Foto: Pemprov DKI Jakarta


Pemprov DKI Jakarta memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 8 Maret 2021. Keputusan untuk memperpanjang masa PSBB ini tertuang dalam Kepgub no 172 tahun 2021.

Perpanjangan PSBB ini bertujuan untuk terus menekan laju penurunan kasus aktif corona sekaligus menjaga penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) di Jakarta. Penerapan PSBB ini juga sejalan dengan PPKM skala mikro yang dianjurkan pemerintah pusat.

Gubernur Anies Baswedan menegaskan, penanganan pandemi corona di Jakarta tak boleh lengah, apalagi tengah menghadapi bencana banjir.

“Kita tidak boleh lengah, karena virusnya tak kenal lelah, apalagi kita juga menghadapi tantangan lain yakni mengantisipasi dampak genangan," terang Anies dalam siaran pers Pemprov DKI, Senin (22/2) malam.

"Kami di Pemprov DKI menyiapkan berbagai posko pengungsian dengan protokol kesehatan yang ketat, fasilitas untuk testing bagi pengungsi yang bergejala, bahkan tenda isolasi terkendali bagi yang ditemukan positif,” imbuhnya.

Berdasarkan data Dinkes DKI, PSBB pada periode 7-22 Februari 2021 mampu menekan laju kasus aktif corona di Jakarta. Pada 7 Februari laju kasus aktif sebesar 23.869 dan turun secara signifikan per tanggal 21 Februari yakni sebesar 13.309.

“Keberadaan tempat isolasi terkendali ini sangat membantu untuk menekan penyebaran virus, apalagi klaster keluarga masih mendominasi jumlah klaster yang di Jakarta. Sehingga saat ada yang terpapar lalu diisolasi maka akan menurunkan risiko menularkan virus ke anggota keluarga lainnya,” jelas Anies.